Fokus Bangun Rumah Murah, PP Urban Kejar Target Penjualan 2018 Rp2,2 Triliun

Selasa, 15 Mei 2018 | Penulis: Yudis

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta - Selain PT PP Properti Tbk, anak usaha BUMN PT PP (Persero) Tbk lainnya adalah PT PP Urban yang kini juga kian ekspansif menggenjot bisnis propertinya. Melalui salah satu lini bisnisnya Urban Development, PP Urban sejak tahun lalu ikut mendukung program sejuta rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan mengembangkan apartemen murah.

pp urban property

Untuk itu Urban Development hadir dengan brand Urban Town  untuk menghadirkan hunian terjangkau yang terintegrasi dengan berbagai fasilitasnya. Menurut Direktur Utama PP Urban Siswantono, pihaknya siap memasok dua ribuan unit hunian terjangkau di empat lokasi untuk memenuhi target nasional 42 ribu unit secara bertahap.

“Kami telah sukses dengan produk perdana Urban Town Serpong (Tangerang Selatan, Banten) dan dilanjutkan dengan Urban Town Karawang (Jawa Barat) akhir April lalu. Selanjutnya pengembangan kami di Sudimara (Tangerang Selatan) dan di Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Jakarta Timur). Komitmen kami bukan hanya menyediakan hunian terjangkau tapi juga mengembangkan konsep hunian yang berwawasan kewirausahaan,” katanya melalui siaran pers yang diterima housing-estate.com, Senin (14/5/2018).

PP Urban merupakan salah satu anak usaha PP yang awalnya bernama PT Prakarsa Dirga Aneka yang kemudian untuk pengembangan bisnis, berubah menjadi PT PP Dirganeka tahun 2008. Lima tahun berselang, perusahaan resmi diakusisi PP menjadi anak usaha dengan nama PT PP Precast. Lama dan matang di bisnis konstruksi dan beton pracetak, perusahaan kemudian bertransformasi menambah lini bisnis baru Urban Development.

Tahun lalu PP Urban mengukuhkan brand baru itu dengan visi menjadi perusahaan pengembang dan konstruksi precast. Hal ini membuat PP Urban menjadi satu-satunya anak usaha BUMN yang secara profesional mengelola bisnis dari hulu ke hilir dengan target pembanguna rumah 42 ribu unit itu ditambah produksi beton pracetak dua juta metrik ton dalam lima tahun ke depan.

“Dengan berbagai potensi yang kami miliki, kami optimistis bisa membukukan penjualan Rp2,2 triliun tahun ini. Target kami yang lain meningkatkan aset perusahaan mencapai lebih dari Rp6,8 triliun dalam lima tahun mendatang,” ujar Siswantono.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan