Hendrik Wijaya: Mayoritas Pembeli “End User”, Apartemen Mudah Disewakan

Jumat, 1 Jun 2018 | Penulis: Samsul

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta - Bila berencana membeli apartemen untuk tujuan investasi atau disewakan di tengah menjamurnya penawaran hunian vertikal itu, beberapa hal yang harus diperhatikan agar dapat memberikan imbal hasil optimal adalah, pertama, beli apartemen yang sebagian besar konsumennya end user. Dengan mayoritas konsumennya end user, tingkat hunian apartemen akan cepat tinggi dan cepat hidup.

hendrik wijaya

“Tingkat hunian apartemen yang tinggi membuat calon penyewa juga tinggi sehingga kita bisa menawarkan tarif sewa yang lebih tinggi juga,” kata Hendrik Wijaya, Sales Director PT Cowell Development Tbk, pengembang apartemen Lexington Residence di Jl Deplu Raya, dan apartemen Antasari 45 di Jl Pangeran Antasari, keduanya di Jakarta Selatan di koridor bisnis Jl RA Kartini-TB Simatupang yang dilintasi tol JORR Ulujami-Pondok Pinang-Taman Mini dan tol Depok-Antasari.

Kedua, lokasi apartemen yang dipilih terletak tidak jauh dari pusat bisnis sehingga calon penyewa tidak perlu waktu lama dari tempat tinggalnya menuju tempat beraktifitas. Ketiga, lokasi apartemen juga tidak jauh dari fasilitas yang dibutuhkan penghuni seperti pusat perbelanjaan, resto, sekolah, pusat gaya hidup lain dan lain-lain.

“Kalau tiga faktor itu sudah terpenuhi, tidak sulit mencari penyewa apartemen. Apartemen di (kawasan hunian elit) Pondok Indah (Jakarta Selatan) contohnya, tingkat hunian dan tarif sewanya selalu tinggi,” ujar alumni jurusan komunikasi dari China University itu.

Lexington Residence (dua menara), tidak jauh dari kawasan Pondok Indah yang dilengkapi fasilitas komplit itu, saat ini memasarkan stok unit 10 persen dari total 423 unit yang dipasarkan, berupa tipe studio 37 m2, satu kamar tidur (KT) 56 m2, 2KT 80 m2 dan 3KT 123 m2 seharga Rp30 juta/m2. Stok unit  yang siap huni ini menyasar investor yang mau menyewakan apartemennya.

Potensi penyewanya antara lain ekspatriat (pekerja asing) dan profesional domestik yang bekerja di perusahaan multinasional yang ada di sepanjang koridor bisnis Jl RA Kartini-Jl TB Simatupang yang dilintasi tol JORR dan dekat dengan depo MRT di Lebak Bulus.

“Kalau di Pondok Indah tarif sewa apartemen tipe studio di kisaran US$1.250–1.500 per bulan, di Lexington Residence bisau US$1.000 atau Rp14 juta sebulan untuk tipe studio. Kami akan memberikan rental guarantee (jaminan pendapatan sewa) selama dua tahun,” jelas alumni Fakultas Ekonomi Universitas Atmajaya (Jakarta) ini.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan