Veronika Susanti: Burung Harus Kembali ke Sarangnya

Rabu, 13 Jun 2018 | Penulis: Samsul

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta - Kaum milenial adalah generasi yang tumbuh besar di zaman berkembang pesatnya teknologi informasi dan media sosial (medsos). Up date status dan likes merupakan keseharian hidup mereka. Berbeda dengan generasi sebelumnya, mereka cenderung ingin menikmati hidup selagi muda. Karena itu punya rumah sendiri tidak menjadi prioritas mereka. Bagi mereka gadget dan liburan lebih penting. Liburan bisa terus di-posting, sedangkan rumah (dan mobil) tidak. Tren itu bukan hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di negara-negara maju. Menyewa apartemen di tengah kota atau tetap tinggal bersama orang tua lebih realistis bagi mereka. Veronika Susanti, Division Head Customer Solution Retail Loan Bank OCBC NISP, yang memiliki dua anak, memaklumi sikap itu. Tapi, menurutnya, bagaimanapun kaum milenial tetap perlu sejak dini mempersiapkan dana untuk membeli rumah. Berharap rumah warisan orangtua belum tentu mencukupi, karena misalnya, anaknya banyak.

veronika-susanti

“Burung saja kembali ke sarangnya. Manusia juga begitu, pasti kembali ke rumah,” kata sarjana arsitektur dari Unika Parahyangan (Bandung) ini. Selain itu rumah juga memberikan kebanggaan dan legacy (warisan) bagi keturunan. Supaya ringan, rumah bisa dibeli dengan kredit pemilikan rumah/apartemen (KPR/KPA) Floating JIBOR (Jakarta Interbank Offered Rate) OCBC NISP. Bunganya rendah karena bank hanya mengenakan margin 3% untuk pembelian rumah baru dan seken. Jadi, kalau sekarang bunga JIBOR 5,2%, bunga KPR JIBOR OCBC NISP hanya 8,2% per tahun. Bunga akan naik dan turun mengikuti fluktuasi bunga JIBOR. Sedangkan marginnya tetap sampai kredit lunas. Jadi, bank dan debitur sama-sama tahu bunga yang berlaku setiap saat, karena informasinya terbuka di situs Bank Indonesia. Tenor (periode) kredit juga bisa sampai 25 tahun. “Karena itu KPR ini sangat cocok untuk kaum milenial. Kalau setelah sekian tahun berjalan, kredit mau dilunasi, debitur tidak dikenai pinalti,” jelasnya.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan