Bunga Masih Rendah, Saatnya Beli Rumah

Selasa, 19 Jun 2018 | Penulis: Yoenazh Khairul Azhar

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta - Lazimnya kalau bunga menurun, bisnis properti bergairah dan harganya meningkat. Tapi, sudah hampir empat tahun sejak 2014 situasinya anomali (menyimpang). Bunga kredit rumah makin murah, paling tidak bunga promosi, harga rumah dan apartemen tidak naik.

Ilustrasi

Ilustrasi

Kalaupun ada yang menaikkan, hanya satu dua developer yang sangat pede dengan produknya, atau kenaikan itu hanya gimmick (pemikat) pemasaran yang langsung diiringi aneka kemudahan seperti diskon harga, potongan depe, bebas biaya termasuk biaya KPR, cuti bayar, dan lain-lain.

Bunga promosi itu juga diiringi masa fixed (tetap) yang lebih lama atau keringanan lain seperti persyaratan depe yang rendah. Bahkan, untuk pembelian rumah dalam event-event tertentu hasil kerjasama pengembang dan bank, bunga promonya bisa lebih rendah lagi.

Tahun ini penawarannya masih ramai dari berbagai bank kendati Bank Indonesia sudah menaikkan bunga acuan BI 7-Day Repo Rate Reverse dua kali akhir Mei dari 4,25% menjadi 4,75%, karena bank dan pengembang terdesak memenuhi target penjualan.

Bunga pasar floating (mengambang) kredit pemilikan rumah/apartemen (KPR/KPA) itu setelah masa bunga promo berakhir kini juga makin rendah, karena banyak dikaitkan dengan fluktuasi bunga acuan BI itu.

Memang, di kebanyakan bank, KPR/KPA promo itu dibatasi untuk pembelian rumah atau apartemen di proyek yang dikembangkan developer yang sudah menjalin kerja sama resmi dengan bank yang menyalurkan kredit. Tapi, apa salahnya?

Tinggal pilih perumahan atau apartemen yang paling memenuhi ekspektasi dan terjangkau kantong anda. Jadi, inilah saatnya merealisasikan pembelian rumah, mumpung bunga makin rendah. Terlebih bagi kaum muda dengan penghasilan masih terbatas.

“Orang muda tetap perlu punya rumah sendiri, karena tidak mungkin tinggal sama orang tua atau ngekos terus. Punya rumah sendiri juga penting sebagai kebanggan dan legacy (warisan). Cara paling mudah untuk bisa punya rumah sendiri adalah membeli dengan KPR,” kata Division Head Customer Solution Retail Loan Bank OCBC NISP Veronika Susanti.

Selain OCBC NISP, bank-bank yang menawarkan bunga promo rendah (5–8 persen per tahun fixed atau tetap hingga lima tahun itu) adalah Bank Mandiri, CIMB Niaga, Bank BCA, Bank Permata, Bank Maybank Indonesia, Bank BNI, Bank BRI dan Bank BTN. Bahkan, CIMB Niaga menawarkan kredit pemilikan hunian khusus untuk apartemen dengan bunga promo lima persen saja per tahun fixed hingga tiga tahun. Anda bisa melihat aneka promonya di situs bank masing-masing, atau menyimak informasinya di portal housing-estate.com dan rubrik Homeloan majalah HousingEstate. Jadi, tunggu apa lagi? Segera realisasikan pembelian rumah anda. Mumpung bunga kredit rumah masih rendah dan pengembang belum berani menaikkan harga.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan