Karyawan Jamkrindo Dapat Kredit Rumah Berbunga Fixed 15-20 Tahun

Senin, 10 Sep 2018 | Penulis: Yudis

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Housing-Estate.com, Jakarta - Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo) meneken kerja sama pembiayaan pemilikan rumah untuk karyawannya dengan BRI Multifinance Indonesia dan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF).

karyawan jamkrindo kpr rumah

Melalui kerja sama itu, seluruh karyawan Jamkrindo diberikan kemudahan mendapatkan pembiayaan pemilikan rumah dengan maksimal kredit senilai Rp700 juta/debitur dengan bunga tetap (fixed) hingga 20 tahun. Yaitu, 11,96 persen per tahun untuk tenor kredit 15 tahun atau 12,21 persen per tahun untuk periode kredit 20 tahun.

“Selain bunga tetap, rasio kredit dari gaji atau debt to service ratio (DSR)-nya juga lebih besar, mencapai 40 persen dari take home pay dari umumnya di bank konvensional yang hanya 30 persen. Dengan DSR yang lebih tinggi, para karyawan bisa membeli rumah yang lebih baik,” kata Amin Mas’udi, Direktur Bisnis Penjaminan Jamkrindo, saat penandatanganan kerja sama di Jakarta sebagaimana dikutip siaran pers Jamkrindo yang diterima housing-estate.com, Senin (10/9/2018).

Yang bisa dibeli karyawan dengan kredit rumah hasil kerja sama BRI Multifinance dengan SMF ini adalah rumah tapak dan apartemen di mana saja di seluruh Indonesia. Pemrosesan kreditnya disebut akan lebih cepat, karena pembayaran cicilannya kelak dilakukan otomatis Jamkrindo melalui rekening gaji masing-masing sebelum disetor ke BRI Multifinance.

Jamkrindo adalah BUMN penjaminan kredit program dan non program seperti kredit usaha rakyat (KUR), KPR bersubsidi dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), dan resi gudang. Sedangkan penjaminan non program seperti untuk pembiayaan umum, pembiayaan mikro, konstruksi dan pengadaan barang/jasa, bank garansi, surety bond, custom bond, dan lain sebagainya. Aset Jamkrindo saat ini tercatat Rp14,6 triliun dibanding tahun lalu yang Rp13,4 triliun, dengan target volume penjaminan tahun ini Rp156,8 triliun (KUR Rp50 triliun, non-KUR Rp106,8 triliun).

Menurut Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo, penyaluran KPR bagi karyawan Jamkrindo ini merupakan yang pertama hasil sinergi antar-BUMN, sehingga menjadi pilot project yang bisa diterapkan dengan pihak lain untuk membantu pemenuhan kebutuhan hunian masyarakat.

Bentuk kerja samanya, SMF menerima dan menyepakati karyawan Jamkrindo yang bisa memanfaatkan produk pembiayaan hasil kerja sama ini, kemudian BRI Multifinance menyalurkan kredit untuk mereka, selanjutnya SMF membeli piutang KPR BRI Multifinance itu untuk disekuritisasi (penerbitan surat berharga), kemudian dengan dana dari hasil penjualan surat berharga berbasis piutang KPR itu bisa disalurkan lagi pembiayaan perumahan berikutnya.

Lihat tampilan baru di housingestate.id

Ikuti update berita properti terbaru. Follow
Beri Tanggapan